Senin, 11 November 2013


Nikmatilah Kopinya, Bukan Cangkirnya!

                Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada complain tentang stress di pekerjaan dan kehidupan mereka.
                Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis dari porselin, plastic, gelas, Kristal, gelas biasa, beberapa di antara gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah. Sang professor berkata kepada para mantan mahasiswanya untuk menuang sendiri kopinya.
Setelah semua mahasiswa mendapat secangkir kopi di tangan. Prosfesor itu mengatakan, ”jika kalian perhatiakan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan yang murah saja. Sangat normal kalian memilih yang terbaik bagi diri kalian masing-masing. Tetapi, sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami.”
“pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi. Sebab, yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukan cangkirnya. Namun, kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain,” terang professor.
“anak-anakku, kehidupan yang kita arungi saat ini tak ubahnya seperti kopi. Sedangkan pekerjaan, uang, kekayaan dan posisi dalam masyarakat adalah cangkirnya. Cangkir bagaikan alat untuk memegang dan mengisi kehidupan. Jenis cangkir yang kita miliki tidak mendefinisikan atau juga mengganti kualitas kehidupan yang kita hidupi. Seringkali, karena berkonsentrasi  hanya pada cangkir, kita gagal untuk menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.”

                              Irham Sya’roni “Motivasi Islami Dosis Tinggi”

                           ^_^  بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar